MPP PEDULI 2026: DPMPTSP DAN NAKER KOTA LHOKSEUMAWE AJAK MASYARAKAT TUKARKAN MINYAK JELANTAH MENJADI NILAI EKONOMI

LHOKSEUMAWE – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kota Lhokseumawe mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola minyak jelantah atau minyak goreng bekas melalui program pengumpulan minyak jelantah dalam kegiatan Mal Pelayanan Publik (MPP) Peduli 2026.

Melalui program ini, masyarakat dapat mengumpulkan minyak jelantah untuk ditukarkan dengan nilai ekonomi sebesar Rp6.000 per kilogram. Program tersebut menjadi salah satu upaya mendorong pemanfaatan limbah rumah tangga agar memiliki nilai guna sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan.

Kegiatan pengumpulan minyak jelantah ini dijadwalkan berlangsung pada 3–6 November 2026, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, bertempat di Halaman Parkir MPP Kota Lhokseumawe, Jalan Pasee.

Program ini menyasar masyarakat umum, rumah tangga, pemilik warung, pengelola rumah makan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghasilkan minyak jelantah dari aktivitas sehari-hari. Masyarakat diimbau untuk mulai mengumpulkan minyak goreng bekas yang sudah tidak digunakan agar dapat dimanfaatkan melalui mekanisme pengumpulan yang tersedia.

Minyak jelantah yang dibuang sembarangan, terutama ke saluran air atau lingkungan sekitar, berpotensi menimbulkan pencemaran dan mengganggu kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, pengumpulan minyak jelantah menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendukung pengelolaan limbah secara lebih bertanggung jawab.

Selain memberikan manfaat ekonomi berupa tambahan pendapatan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta mendorong kebiasaan memilah dan mengelola limbah rumah tangga dengan baik.

DPMPTSP dan Naker Kota Lhokseumawe mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini dengan mengumpulkan minyak jelantah dari rumah maupun tempat usaha. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperkuat gerakan peduli lingkungan sekaligus mendukung pelaksanaan MPP Peduli sebagai wadah kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa limbah yang dikelola dengan tepat dapat memberikan nilai tambah sekaligus membantu menjaga kelestarian lingkungan.

Jangan buang minyak jelantah sembarangan! Kumpulkan, tukarkan, dan jadikan lebih bernilai demi lingkungan yang bersih dan masa depan Kota Lhokseumawe yang lebih baik.