Lhokseumawe, 15 September 2026 — Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe melaksanakan Sosialisasi Pemanfaatan Halaman Web Informasi Layanan pada Selasa (15/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Lhokseumawe.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan media digital dalam penyampaian informasi pelayanan kepada masyarakat. Halaman Web Informasi Layanan dirancang untuk menyediakan informasi pelayanan secara lebih terstruktur, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi detail mengenai daftar layanan yang ada di DPMPTSP dan Naker seperti persyaratan, prosedur, waktu pelayanan, biaya, serta informasi pendukung lainnya.
Sosialisasi dihadiri oleh Petugas Informasi, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, Jabatan Fungsional (JF) Pelayanan Perizinan, JF Penanaman Modal, serta perwakilan Bidang Ketenagakerjaan. Keterlibatan unsur dari berbagai bidang tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan dan pemanfaatan informasi layanan secara terpadu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan fitur dan tata cara pemanfaatan Halaman Web Informasi Layanan, termasuk cara mengakses informasi layanan, melakukan pencarian layanan, serta membagikan informasi layanan kepada masyarakat. Selain itu, sosialisasi juga menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman terkait pentingnya penyampaian informasi pelayanan yang jelas, lengkap, dan mudah diakses.
Pemanfaatan halaman web ini diharapkan dapat mendukung petugas dalam memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengetahui informasi layanan sebelum datang ke lokasi pelayanan. Dengan tersedianya informasi secara digital, masyarakat dapat mempersiapkan persyaratan dan memahami tahapan pelayanan dengan lebih baik.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, DPMPTSP dan Naker Kota Lhokseumawe terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik. Pengelolaan informasi layanan secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan yang transparan, mudah diakses, informatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
