Medan – DPMPTSP dan Naker Kota Lhokseumawe turut mendukung keikutsertaan Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam Karnaval Budaya yang menjadi bagian dari rangkaian Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 di Kota Medan pada Kamis 2 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi, identitas, serta kekayaan budaya daerah kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan dari berbagai kota di Indonesia. Melalui momentum ini, Kota Lhokseumawe hadir tidak hanya sebagai daerah yang kaya akan nilai budaya dan tradisi, tetapi juga sebagai kota yang terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memberikan pelayanan publik yang semakin baik.
Partisipasi Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam karnaval menampilkan adat Aceh yang mengangkat keindahan wastra khas daerah, di antaranya motif Dheun Bungong Sagoe, Awan Sion, dan Bungong Canek Meusagoe. Penampilan tersebut menjadi simbol kekayaan budaya, nilai-nilai religius, serta filosofi kehidupan masyarakat Aceh yang tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
DPMPTSP dan Naker Kota Lhokseumawe memandang bahwa promosi budaya memiliki keterkaitan erat dengan promosi daerah. Pengenalan identitas lokal kepada masyarakat nasional diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Kota Lhokseumawe, baik sebagai destinasi investasi, pengembangan usaha, maupun tujuan kegiatan ekonomi dan pariwisata.
